Pada kambing mastitis (klinis maupun subklinis):
✔ Kurangi pakan pemicu inflamasi/peradangan
✔ Tingkatkan pakan pendukung imun & antioksidan
✔ Jaga keseimbangan energi–protein
✔ Hindari perubahan pakan mendadak
📌 Catatan penting:
Protein berlebih → amonia darah ↑ → stres imun → mastitis sulit sembuh
Kurangi konsentrat 20–30% sementara
Fokus pada energi moderat, bukan protein tinggi
PK: 14–16%
TDN: 60–65%
Serat kasar cukup (min 12%)
Bungkil protein tinggi berlebihan
Konsentrat berlemak tinggi
Konsentrat basi / berjamur
Sangat dianjurkan pada kasus mastitis:
Vitamin E + Selenium → antioksidan ambing
Zinc (Zn) → regenerasi jaringan puting
Copper (Cu) → imunitas (hati-hati dosis)
Vitamin A & D
Kunyit / temulawak
Daun meniran
Probiotik + prebiotik
Herbal bukan pengganti antibiotik, tapi pendukung terapi
Air bersih ad libitum
Ganti air minimal 2× sehari
Air kotor → bakteri → risiko reinfeksi
Kurangi konsentrat
Hijauan berkualitas sedang
Tambah mineral & vitamin
Fokus pemulihan, bukan produksi susu
Konsentrat tetap, dikontrol
Suplemen imun wajib
Monitoring CMT rutin
“Susu turun → konsentrat ditambah” ❌
Pakan protein tinggi saat ambing radang ❌
Tidak memperhatikan jamur & bau pakan ❌
Mengabaikan mineral trace ❌
🟢 Kurangi konsentrat saat mastitis
🟢 Hindari protein berlebih
🟢 Tambah vitamin E, Se, Zn
🟢 Hijauan layu & bersih
🟢 Air minum harus bersih